GUGATAN LISAN BAGI BUTA HURUF

DASAR HUKUM GUGATAN LISAN

"Gugatan Lisan, Pengajuan gugatan oleh orang yang tidak bisa membaca dan menulis diatur dalam ketentuan pasal 120 HIR dan 143 Rbg. Dalam pasal tersebut di kemukankan sebagai berikut :"

Jika penggugat tidak dapat menulis maka ia dapat mengajukan gugatannya secara lisan kepada Ketua pengadilan Negeri yang mencatatnya atau menyuruh mencatatnya.kewenangan untuk mengajukan gugatan lisan ini tidak berlaku bagi seorang kuasa"

Mekanisme Pendaftaran Gugatan Lisan

  1. Menghadap Petugas Meja I untuk menyampaikan kehendaknya;
  2. Panitera Muda perdata melaporkan kepada Ketua Pengadilan, tentag adanya orang buta huruf yang ingin mengajukan Gugatan/Permohonan Lisan;
  3. Gugatan/Permohonan Lisan diucapkan dihadapan Ketua Pengadilan dan dicatat oleh petugas.
  4. Menyerahkan catatan Permohonan/Gugatan Lisan, kepada calon Penggugat/Pemohon,selanjutnya didaftarkan di Meja I.
  5. Menaksir Panjar Biaya Perkara oleh kasir.
  6. Penggugat/Pemohon membayar Biaya Panjar Perkara ke Bank.
  7. Penggugat/Pemohon menyerahkan bukti pembayaran panjar Biaya Perkara ke kasir.
  8. Petugas Meja II mencatat dan memberi Nomor Perkara.

===============================

Sumber Hukum

pasal 120 HIR dan 143 Rbg